PKH dan Kesehatan

Saifudin, SE telah dibaca : 36 kali

UU Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, bahwa Perlindungan Anak segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi Anak dan hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpatisipasi secara maksimal sesuai harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Bagaimana memahami UU tersebut jika kita kaitkan dengan PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) ?.

Millenium Development Goalds (MDGs) yang merupakan komitmen bersama masyarakat Internasional dalam pembangunan manusia dan pengentasan kemiskinan. MDGs memberikan arah untuk: a). Meningkatkan akses dan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan peserta PKH, b). Meningkatkan taraf pendidikan peserta PKH, c). Meningkatkan status kesehatan dan gizi bagi ibu hamil, nifas, balita, anak prasekolah/sekolah.

Program Keluarga Harapan (PKH) sangat strategis jika kita aplikasikan, diantarnya isi dari pelaksanaan MDGs yaitu menurunkan angka kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu. Pelaksanaan ini sudah setiap bulan dilaksanakan di setiap Posyandu dengan 5 kegiatan pelayanannya: 1.Kesehatan Ibu dan Anak, 2. Imunisasi, 3. Gizi, 4,Penanggulangan Diare, dan 5. KB. Bagi peserta PKH diharapkan selalu memanfaatkan Posyandu sebagai pelayanan kesehatan ini yang merupakan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Generasi (anak) peserta PKH akan menjadi harapan kita semua di masa depan sebagai generasi sehat, cerdas dan bermanfaat untuk bangsa dan negara.

oleh : Saifudin, SE. (Penyuluh Sosial Pertama - Dinas Sosial Kabupaten Lahat)


HATINYA PKK Menumbuhkan Restorasi Sosial

2017, Mensos Bakal Maksimalisasi Bansos Nontunai


Tinggalkan Komentar
0 Komentar :